Adakalanya 'racun' (kelemahan) diri kita adalah penawar kepada orang lain dan adakalanya penawar bagi kita adalah racun kepada orang lain. Jangan bersedih. Kehidupan adalah suatu perjalanan. Bukan satu rancangan. Nikmatnya sementara boleh...
ketahuilah, bahwa ujian itu adalah kenikmatan... dan kenikmatan adalah ujian...
Allah menguji hambaNYA tidak akan di luar kemampuan batasnya ( Q.S 2 : 286) tersenyumlah, penuh kesyukuran kerana Allah percaya pada kita,
mempercayakan semua ini pada diri kita...., bahwa kita "mampu" menghadapi semua... kita adalah manusia pilihanNYA... umat yang dipilihnya untuk teladan bagi yang lain...
jadi, sekalipun air mata itu membasahi wajahmu... walaupun di hati yang terdalam mewarnai putih ketulusanmu.. sungguh, ku percaya bahkan ALLAH percaya padamu...
bahawa dalam kelukaan itu, kesedihan itu... kau sanggup memberikan sesuatu di sekitarmu... tetaplah berinspirasi, sekalipun kau berasa tidak bererti...
Banyak hal yang mesti KITA pelajari dan fahami dalam KEHIDUPAN yang "dahsyat" ini,
banyak orang mengeluh tentang keadaan mereka, kegagalan, kelukaan hati, kekecewaan, kesedihan, kesusahan... tapi hidup, tidak berjalan dengan arus "hati" kita...
Allah sudah mengaturnya, maka perhatikanlah..., fahami, ketika kita masih menyalahkan keadaan, sama saja kita tidak dapat menerima apa yang Allah berikan...
"Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima."
"Pola fikiran positif adalah makanan dan vitamin kesihatan bagi mental dan jiwa kita. Pola pikiran positif dapat membawa kita melalui hari-hari yang buruk."
semestinya KITA malu... ketika Kita "merendahkan" orang lain daripada diri Kita....
Mereka yang Kau hinakan itu juga sama sepertimu.... Memiliki khilaf dan dosa.. Mengapa tidak cuba mengambil pelajarannya?
Allah itu Maha Berkehendak... Allah Tahu apapun yang tersembunyi dan terang - terangan...
Jikalau Allah tidak MENUTUP AIB KITA, masihkah kau dengan Bangga menganggap dirimu lebih suci dari yang LAIN?
ISLAM pun megajarkan kita juga tak boleh takabur sekalipun terhadap orang KAFIR kerana kau tak tahu ketika dia mati bagaimana, dan kau tak tahu pula kau seperti apa...
berhati - Hatilah.. dlm berbicara ... Allah masih menutup AIB ini...
Sesuatu HAL yang kecil bagi kita, belum tentu kecil juga bagi orang lain... kerana semua memiliki kepekaan perasaan yang berbeza - beza... kalau kita menyamakannya dengan perasaan kita...
apa ertinya menghargai orang lain? apa ertinya ketulusan menerimaa kekurangan? apa ertinya sabar dalam kejujuran?
Jangan gantungkan harapanmu pada manusia, kerana nanti yang ada hanya kekecewaan dan kesedihan. Kerana tidak ada manusia yang sempurna.
Gantungkanlah semua harapanmu pada Allah yang selalu ada untukmu & tak kan pernah membuatmu kecewa. Justru DIA akan menghapus air matamu & membuatmu tersenyum saat manusia tak henti-hentinya melemparkan duka.
Kerana pemburu syurga tidak akan berhenti pada tahap mimpi. ...
adalah juga termasuk dengan rendah hati mengakui kesalahan pada sang Pencipta, juga pada jiwa yang terluka olehnya..
jika kehidupan tanpa pilihan, maka hendak ke mana arah di tuju? kerana semua itu memerlukan kejujuran hati, keberanian diri untuk menjalani sesuatu yang baru, yang disukai maupun tidak...
Hidup ini juga belajar... Oleh itu, amalkanlah semua ilmu yang sudah KITA pelajari sehingga detik ini...
Untukmu yang sedang bersusah Hati... ketahuilah yang sulit itu bukan permasalahan yang kita hadapi saat ini... namun sulit itu terletak pada kemampuan kita untuk berani menerima dan menghadapi segala yang tengah Allah uji saat ini...
tak ada hal yang tinggi yang dicapai dengan mudah... semua dari bawah, dan biarlah Kita berikhtiar... dan Allah menjanjikan SyurgaNYA bagi kita yang bersungguh sungguh keranaNYA
CINTA ( kenikmatan, kesihatan, harta melimpah, dll ) yang diberikan pada kita hakikatnya boleh saja berupa LUKA... kerana semua itu adalah ujian. Kekayaan dan kenikmatan yg diberikan Allah kepada kita, yang kita anggap sebagai CINTA boleh jadi hakikatnya adalah LUKA ( Ujian )
Mereka yang kerap mengeluh dalam hidupnya... adalah mereka yang tak pernah berasa bangga pada diri sendiri. Sebaliknya, mereka yang berusaha tanpa berasa payah... adalah mereka yang mengunakan waktunya dengan bijaksana.
Untukmu yang tengah diuji...
ReplyDeleteketahuilah, bahwa ujian itu adalah kenikmatan...
dan kenikmatan adalah ujian...
Allah menguji hambaNYA tidak akan di luar kemampuan batasnya ( Q.S 2 : 286)
tersenyumlah, penuh kesyukuran kerana Allah percaya pada kita,
mempercayakan semua ini pada diri kita....,
bahwa kita "mampu" menghadapi semua...
kita adalah manusia pilihanNYA...
umat yang dipilihnya untuk teladan bagi yang lain...
jadi, sekalipun air mata itu membasahi wajahmu...
walaupun di hati yang terdalam mewarnai putih ketulusanmu..
sungguh, ku percaya bahkan ALLAH percaya padamu...
bahawa dalam kelukaan itu, kesedihan itu...
kau sanggup memberikan sesuatu di sekitarmu...
tetaplah berinspirasi, sekalipun kau berasa tidak bererti...
Kita tak dapat menginginkan keadaan ini sama seperti apa yang kita mahu,
ReplyDeletetapi kitalah yang mesti menyesuaikan diri...
kerana badai di laut, itu tak dapat sesuai dengan laju layar perahu kita,
tapi kitalah yang harus menyesuaikan layar kita..
pernah terfikir?
terkadang...LUKA, dan KEPEDIHAN itu, menjadikan kita lebih menikmati
dan selalu mengingatiNYA?
bersyukurlah dalam UJIAN,
kerana UJIAN adalah KENIKMATAN
dan KENIKMATAN adalah UJIAN,
Banyak hal yang mesti KITA pelajari dan fahami dalam KEHIDUPAN yang "dahsyat" ini,
ReplyDeletebanyak orang mengeluh tentang keadaan mereka,
kegagalan, kelukaan hati, kekecewaan, kesedihan, kesusahan...
tapi hidup, tidak berjalan dengan arus "hati" kita...
Allah sudah mengaturnya,
maka perhatikanlah..., fahami,
ketika kita masih menyalahkan keadaan,
sama saja kita tidak dapat menerima apa yang Allah berikan...
"Orang yang berjaya adalah orang yang memenangi pertarungan dengan diri sendiri setiap hari"
ReplyDelete"Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang.
ReplyDeleteDalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar.
Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima."
"Pola fikiran positif adalah makanan dan vitamin kesihatan bagi mental dan jiwa kita. Pola pikiran positif dapat membawa kita melalui hari-hari yang buruk."
ReplyDelete"Saat kita sedang lemah, HITUNGlah BERKAT yang telah kita terima sampai dengan saat ini dan berTERIMA KASIHlah...
ReplyDeleteKerana pada saat kita BERSYUKUR, disanalah kita menemukan KEKUATAN."
Saat paling sukar buat sseorang itu bukanlah disaat orang lain tidak memahami dirinya...
ReplyDeletetetapi saat paling sukar adalah disaat dia tidak memahami dirinya sendiri...
Kejujuran yang Pahit itu....,
ReplyDeletememang memedihkan hati yang tegak hingga ia layu...
merobohkan keutuhan yang tadinya begitu kuat dan padat...
tapi seseorang tak akan mengenal erti keikhlasan dan berlapang dada...
jika ia selalu dikerumuni dengan keindahan dan ketenangan...
Nilai diri di dunia ini adalah seberapa banyak kita berguna dan bermanfaat bagi orang lain....
ReplyDeletesemestinya KITA malu...
ReplyDeleteketika Kita "merendahkan" orang lain daripada diri Kita....
Mereka yang Kau hinakan itu juga sama sepertimu....
Memiliki khilaf dan dosa..
Mengapa tidak cuba mengambil pelajarannya?
Allah itu Maha Berkehendak...
Allah Tahu apapun yang tersembunyi dan terang - terangan...
Jikalau Allah tidak MENUTUP AIB KITA,
masihkah kau dengan Bangga menganggap dirimu lebih suci dari yang LAIN?
ISLAM pun megajarkan kita juga tak boleh takabur sekalipun terhadap orang KAFIR
kerana kau tak tahu ketika dia mati bagaimana, dan kau tak tahu pula kau seperti apa...
berhati - Hatilah.. dlm berbicara ...
Allah masih menutup AIB ini...
Sesuatu HAL yang kecil bagi kita,
ReplyDeletebelum tentu kecil juga bagi orang lain...
kerana semua memiliki kepekaan perasaan yang berbeza - beza...
kalau kita menyamakannya dengan perasaan kita...
apa ertinya menghargai orang lain?
apa ertinya ketulusan menerimaa kekurangan?
apa ertinya sabar dalam kejujuran?
Jangan gantungkan harapanmu pada manusia, kerana nanti yang ada hanya kekecewaan dan kesedihan.
ReplyDeleteKerana tidak ada manusia yang sempurna.
Gantungkanlah semua harapanmu pada Allah yang selalu ada untukmu & tak kan pernah membuatmu kecewa.
Justru DIA akan menghapus air matamu & membuatmu tersenyum saat manusia tak henti-hentinya melemparkan duka.
Kerana pemburu syurga tidak akan berhenti pada tahap mimpi. ...
Keberanian yang bijak
ReplyDeleteadalah juga termasuk dengan rendah hati mengakui kesalahan pada sang Pencipta, juga pada jiwa yang terluka olehnya..
jika kehidupan tanpa pilihan, maka hendak ke mana arah di tuju?
kerana semua itu memerlukan kejujuran hati, keberanian diri untuk menjalani sesuatu yang baru, yang disukai maupun tidak...
Hidup ini juga belajar...
Oleh itu, amalkanlah semua ilmu yang sudah KITA pelajari sehingga detik ini...
Untukmu yang sedang bersusah Hati...
ReplyDeleteketahuilah yang sulit itu bukan permasalahan yang kita hadapi saat ini...
namun sulit itu terletak pada kemampuan kita untuk berani menerima dan menghadapi segala yang tengah Allah uji saat ini...
tak ada hal yang tinggi yang dicapai dengan mudah...
semua dari bawah, dan biarlah Kita berikhtiar...
dan Allah menjanjikan SyurgaNYA bagi kita yang bersungguh sungguh keranaNYA
CINTA ( kenikmatan, kesihatan, harta melimpah, dll ) yang diberikan pada kita hakikatnya boleh saja berupa LUKA...
ReplyDeletekerana semua itu adalah ujian.
Kekayaan dan kenikmatan yg diberikan Allah kepada kita, yang kita anggap sebagai CINTA boleh jadi hakikatnya adalah LUKA ( Ujian )
Mereka yang kerap mengeluh dalam hidupnya...
ReplyDeleteadalah mereka yang tak pernah berasa bangga pada diri sendiri. Sebaliknya, mereka yang berusaha tanpa berasa payah...
adalah mereka yang mengunakan waktunya dengan bijaksana.
Renungan untuk diri sendiri... :)