Sudahkah KITA mengisi jiwa dan hati ini untuk memenuhi hak - hak Allah?
Apakah sudah cukup?
kehidupan tak lepas dari tanggung jawab,
kerana tanggungjawab hanya diberikan pada yang hidup...
dan apa yang ditanggungkan akan dipertanggungjawabkan di hadapanNYA...
jangan lena,
kerana KEMATIAN adalah hal yang paling dekat dengan KITA..
Sunday, November 6, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Marilah kita sibukkan diri kita dengan doa...doa...dan doa...
ReplyDeleteserta zikir di manapun dan bila-bila masa pun...
kerana ternyata doa dan zikir membuat hati TENANG...
dan tetap dapat tersenyum ditengah GEMURUHnya HATI...
Untukmu yang tengah diuji...
ReplyDeleteketahuilah, bahwa ujian itu adalah kenikmatan...
dan kenikmatan adalah ujian...
Allah menguji hambaNYA tidak akan di luar kemampuan batasnya ( Q.S 2 : 286)
tersenyumlah, penuh kesyukuran kerana Allah percaya pada kita,
mempercayakan semua ini pada diri kita....,
bahwa kita "mampu" menghadapi semua...
kita adalah manusia pilihanNYA...
umat yang dipilihnya untuk teladan bagi yang lain...
jadi, sekalipun air mata itu membasahi wajahmu...
walaupun di hati yang terdalam mewarnai putih ketulusanmu..
sungguh, ku percaya bahkan ALLAH percaya padamu...
bahawa dalam kelukaan itu, kesedihan itu...
kau sanggup memberikan sesuatu di sekitarmu...
tetaplah berinspirasi, sekalipun kau berasa tidak bererti...
"Saat kita sedang lemah, HITUNGlah BERKAT yang telah kita terima sampai dengan saat ini dan berTERIMA KASIHlah...
ReplyDeleteKerana pada saat kita BERSYUKUR, disanalah kita menemukan KEKUATAN."
Lagu atau nyanyian pun...
ReplyDeletetidak akan mampu mewakili perasaanku..
tidak sanggup melukiskan bagaimana kasih sayangku...
kerana cinta adalah yang tak mampu kau dengarkan melalui telinga...
melainkan dengan hatimu...
cinta yang tak mampu terucap dengan pelbagai alasannya...
tapi kau mengerti...
yang tak terlihat kecuali kau melihat dengan nuranimu...
rasanya tidak ada yg berlebihan..
kerana Allah menganugerahkan KEBESARANNYA,
mungkin kerana itulah.. tak ada yang dapat mendefinisi secara pasti..
tentang CINTA itu sendiri...
Keprihatinan itu...
ReplyDeleteTIDAK & BUKAN dengan diam..
kerana "pengertian" dapat kita rasakan dari kita "membaca" sikap dengan HATI...
dan semua akan JELAS,
ketika dilakukan benar dengan KEJUJURAN yang "tulus"....
Dalam CINTA itu ada tanggungjawab...
ReplyDeletejangan pernah mengambil cinta yang di dalamnya kita tidak boleh mempertanggungjawabkannya....
Hidup itu perjuangan dan perjuangan itu akan menjadi kisah inspirasi dan motivasi besar untuk jalan kehidupan orang lain.. Marilah berbagi kebaikan untuk sesama, berbagi kebenaran bagi semua dan berbagi inspirasi melalui kisah abadi..
ReplyDelete"Dari titisan airmata kita belajar MENGERTI,
ReplyDeleteDari rasa khuatir kita belajar PERCAYA,
Dari rasa kehilangan kita belajar MENGHARGAI,
Dari rasa bersalah kita belajar MEMAAFKAN,
Dari sebuah harapan kita belajar BERJUANG,
Dari sebuah perjuangan kita belajar BERKORBAN,
Dari sebuah pengorbanan kita belajar KETULUSAN..."
Keikhlasan akan terus teruji...
ReplyDeletekesusahan dan kepayahan yang terkadang tak terpedulikan...
mintalah hanya pada Allah saja...
ReplyDeleteuntuk kuasamu, untuk kekuatan yang engkau perlukan...
Keindahan pagi adalah saat fajar menampakkan wujudnya di sisi timur dan matahari belum sempurna cahayanya. Keindahan senja saat langit berwarna jingga dan matahari mulai kehilangan cahayanya. Sebelum cahaya, orang tak mengenal apa2. Sebelum cahaya, yg ada hanyalah kegelapan dan benih2 embun yg menyejukkan. .
ReplyDelete"Kerana itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku." (QS. Al-Baqarah : 152 )
hanya Allah saja..yg berhak atas diri KITA.
ReplyDeletejangan harapkan kedamaian ketika AQIDAH yg LURUS engkau TIADAKAN..
semestinya KITA malu...
ReplyDeleteketika Kita "merendahkan" orang lain daripada diri Kita....
Mereka yang Kau hinakan itu juga sama sepertimu....
Memiliki khilaf dan dosa..
Mengapa tidak cuba mengambil pelajarannya?
Allah itu Maha Berkehendak...
Allah Tahu apapun yang tersembunyi dan terang - terangan...
Jikalau Allah tidak MENUTUP AIB KITA,
masihkah kau dengan Bangga menganggap dirimu lebih suci dari yang LAIN?
ISLAM pun megajarkan kita juga tak boleh takabur sekalipun terhadap orang KAFIR
kerana kau tak tahu ketika dia mati bagaimana, dan kau tak tahu pula kau seperti apa...
berhati - Hatilah.. dlm berbicara ...
Allah masih menutup AIB ini...
Sesungguhnya tidak ada yang "KEBETULAN" dalam Islam.
ReplyDeleteSemua kejadian berjalan dalam ketentuan-NYA.
Jangan gantungkan harapanmu pada manusia, kerana nanti yang ada hanya kekecewaan dan kesedihan.
ReplyDeleteKerana tidak ada manusia yang sempurna.
Gantungkanlah semua harapanmu pada Allah yang selalu ada untukmu & tak kan pernah membuatmu kecewa.
Justru DIA akan menghapus air matamu & membuatmu tersenyum saat manusia tak henti-hentinya melemparkan duka.
Kerana pemburu syurga tidak akan berhenti pada tahap mimpi. ...
Terkadang cinta yang selalu membuat seseorang tegar dalam menghadapi kehidupan ini, tapi kadang kala cinta juga yang membuat seseorang dalam keterasingan..
ReplyDeleteCinta datang tanpa kita sedari, ia ada tercipta di hati antara kamu dan dirinya. Cinta mengalir tanpa batas waktu selalu ada disaat kita tak menduganya..
Memang di cintai oleh orang yang kau cintai sangatlah bererti, Tapi dicintai sang Pencipta adalah segalanya, kerana segalanya milik Allah semata..
Kejarlah cinta akhiratmu sebelum cinta duniamu, maka dengan sendirinya cinta duniamu akan hadir dengan cinta sucinya kerana Allah.
Untukmu yang sedang bersusah Hati...
ReplyDeleteketahuilah yang sulit itu bukan permasalahan yang kita hadapi saat ini...
namun sulit itu terletak pada kemampuan kita untuk berani menerima dan menghadapi segala yang tengah Allah uji saat ini...
tak ada hal yang tinggi yang dicapai dengan mudah...
semua dari bawah, dan biarlah Kita berikhtiar...
dan Allah menjanjikan SyurgaNYA bagi kita yang bersungguh sungguh keranaNYA
Allah tidak memberikan apa yang kita harapkan...
ReplyDeletetapi Dia memberikan apa yang kita perlukan.
Menangis bukanlah kelemahan, tapi tanda kejujuran hati. Tiada pemandangan yang lebih indah, daripada dirimu yang sedang diuji atau disakiti, tapi tetap setia bermanja hati kepada Tuhanmu...
ReplyDeleteHalaulah kegelisahan dengan mengingat Allah...
ReplyDeletetempat kita bergantung…
Kita bersama berjuang untuk menghindari segala hawa nafsu yang menempatkan kita pada penyesalan...
hiduplah masa sekarang, lakukanlah yg terbaik dgn iman... mempersiapkan bekal terbaik untuk pulang ke kampung akhirat
ReplyDeleteAda hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan...
ReplyDeleteOrang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan….
tapi ingatlah…
melepaskannya BUKAN akhir dari dunia...
Masih ada cinta Allah...
CintaNya lebih abadi. ..
Tanpa batas waktu dan ruang...
Subhanallah..Allahu akbar.
Ikatlah dengan kuat tulus dan ikhals itu…
ReplyDeleteJangan biarkan berai dan berserakan kerana tekanan tekanan yang sebanding dengan iman itu.
Mintalah dengan santun, dengan penuh keikhlasan pada Tuhan kerana ketidak berdayaan kita sebagai manusia.
yakinlah, Tuhan Maha Mendengar sekalipun bibir itu tidak berucap…..
Ada bahagia ada derita, inti sari dari hidup ini adalah bertahan dan berjuang untuk ikhlas, dan sabar dalam ketegaran. Kerana hati dan fikiran yang jernih dapat memendarkan rasa yang asih dan penuh kasih,
ReplyDeleteNurani akan dapat mengentaskan suatu cita rasa yang lebih lembut, namun tidak lemah, justru sebaliknya, kita bias kuat dan tegar dari segala tekanan – tekanan yang ada, Insya Allah...
Walhamdulillah ala kuli hal.
( Segala Puji bagi Allah dalam setiap Keadaan)
Ketika semua tak peduli, semua tak memahami, semua tak sanggup mengerti…. Kemana lagi?
ReplyDeleteDan dimana lagi tempat kita untuk berlari selain kepadaNya?
Hanya Allah- lah tempat kita untuk bersembunyi dan bernaung dari smua ketegaran kita ini.
Luka, sakit, bala dan derita, Allah Maha Mengetahui semua.
Allah Maha Mengert
BERSYUKUR pada orang yang MENYAKITI kita kerana dia yang MENABAHKAN kita.
ReplyDeleteBersyukur pada orang yang TIDAK MENGENDAHKAN kerana dia yang MEMUPUK kita untuk BERDIKARI.
Bersyukur pada orang yang MENYEKSA kita kerana dia yang menguji KESABARAN dan KETABAHAN kita."
Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahawa ada maksud dibalik perbuatan baik yang kau lakukan itu… Tetapi tetaplah berbuat baik!
ReplyDeleteKebaikan yang kau lakukan hari ini mungkin besok akan dilupakan orang… Tetapi teruslah berbuat baik!
Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagian di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu… Tetapi tetaplah berbahagia!
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki dan itu mungkin tidak akan pernah cukup… Tetapi tetaplah berikan yang terbaik!
Percayalah bahwa mata TUHAN tertuju pada orang-orang yang jujur dan DIA melihat ketulusan hatimu ^_^
Apakah Dia Jodohku
ReplyDeleteInilah goresan pena dari sang ikhwan yang mendambakan akhwat sholehah, yang boleh bersama untuk mencintai Mu Ya Robbi dan mencintai Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam.
Yaa……Rabbi……..
Aku berdoa untuk seorang akhwat yang akan menjadi sebahagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad shallahu’alaihiwasalam
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain
Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada peribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasihatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan kerana fisikku, hartaku atau statusku tapi kerana Engkau.
Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki sholeh ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang boleh menjadi sang nakhoda kapal
Seseorang yang boleh menjadi penuntun akan keperibadiku
Seseorang yang boleh menjadi penawar bisa dihatiku
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang.
Ya..Rabbi……
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang yang memberi doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang memberi senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang memberi diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup
Aku tidak mengharap dia semulia Fatimah Radhiyallahuanha, tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha ,Pun tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.
Aku hanya mengharap seorang akhwat akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat
Kerana aku sedar aku bukanlah
orang yang semulia abu baker Radhiyallahu,
Atau setaqwa umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu,
Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid Radhiyallahu
Juga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan usamah Radhiyallahu.
Aku hanyalah seorang lelaki akhir zaman
yang punya cita – cinta
Ya…..Rabbii …….
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi ikhwan yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku
Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat
Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun boleh saja terberai dalam sesaat
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan
Tapi awal sebuah langkah
Kerananya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titian
Untuk belajar kesabaran & redho-Mu, ya Rabbi
Dan bila mana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
” Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang
dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan….
Astaghfirullah, Wallahu’alam bisshowab
Dari ikhwan yang membutuhkan ampunan Allah azzawajalla, dan mengharapkan doaku dikabulkanNYA untuk mendapatkan istri yang sholehah.